Tumbuh Kembang Masyarakat Madani Di Indonesia

Tumbuh Kembang Masyarakat Madani Di Indonesia

Masyarakat sipil mulai berkembang dan berasal di kawasan Eropa Barat. Itu berarti adanya pertumbuhannya itu tidak lepas dari kondisi sosiokultural, politik, serta ekonomi yang ada di masa itu. Di Indonesia munculnya masyarakat sipil ini diakibatkan adanya reaksi dari corak pemerintahan yang militeristik selama orde baru bergulir. Maka dari itu, lepasnya orde baru menjadi momentum untuk membangun sebuah masyarakat madani yang lebih demokratis dan religius.

Pembentukan Masyarakat Madani Di Indonesia

Terkait dengan pembentukan masyarakat madani di Indonesia, tentu saja warga negaranya juga perlu dikembangkan supaya menjadi warga yang cerdas, demokratis, serta lebih religius. Hal-hal itu tentunya juga harus bercirikan imtak, kritis namun argumentatif, serta kreatif. Pola pemikirannya pun harus jernih serta sesuai dengan peraturan yang ada. Tidak hanya itu saja, Bhineka Tunggal Ika yang merupakan semboyan bangsa Indonesia harus benar-benar diterima sebaik-baiknya. Melakukan kegiatan organisasi dengan sadar serta bertanggung jawab.

Artikel Terkait : Masyarakat Dan Unsur-unsurnya

Mampu memilih calon pemimpinnya yang benar-benar jujur, adil, dan bersikap kritis serta objektif ketika menghadapi media massa. Apabila tampil di dalam pola kemasyarakatan harus profesional serta berani dan mampu menjadi saksi. Segala peraturan daerah di Indonesia benar-benar dipahami, dan terakhir mengerti dan mengenal betul apa yang dicita-citakan bangsa Indonesia di masa mendatang.

Pengertian Masyarakat Madani

Berbicara mengenai definisi masyarakat madani yakni merupakan suatu komunitas di dalam masyarakat dengan pola kemandirian dari aktivitas segala warganya yang sesuai dengan potensi budayanya, adat istiadat, dan agama. Hal itu bisa dilakukan dengan memberlakukan segala nilai keadilan yang berprinsip kesetaraan, penegakkan hukum, kesejahteraan yang terjamin, kebebasa, pluralisme, perlindungan bagi kaum minoritas.

Fakta sejarah menyatakan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk. Di mana di dalamnya terdapat berbagai suku bangsa, budaya, bahasa, dan agama. Dari setiap suku, budaya, dan bahasa yang dimiliki terdapat sistem nilai berbeda satu sama lain. Adanya kemajemukan ini tentu menjadi bencana dan konflik yang berkepanjangan bila tidak dikelola dengan baik. Adanya kebhinekaan dan kearifan lokal ini yang harus dikelola untuk mewujudkan sebuah masyarakat madani di Indonesia. Karena masyarakat madani di Indonesia memang harus diwujudkan yang berasal dari nilai-nilai di dalamnya.

Ciri-ciri Masyarakat Madani

Perkembangan masyarakat madani di Indonesia yang telah diketahui berikut pengertiannya tentu saja perlu diketahui juga mengenai apa saja ciri dari masyarakat madani itu. Menurut seorang ahli, hal-hal yang mencirikan dari masyarakat madani adalah.

  • Adanya keanekaragaman budaya yang merupakan dasar pengembangan dari identitas suatu bangsa yang merupakan identitas nasional.
  • Memiliki saling pengertian di antara anggota masyarakat.
  • Sikap saling toleransinya yang tinggi.
  • Memiliki wadah bersama dan dijamin dengan kepastian hukum.

Era reformasi yang menggantikan orde baru telah mempopulerkan konsep masyarakat madani di Indonesia. Salah satu buktinya dengan dibentuknya tim yang bertugas untuk membahas berbagai masalah pokok untuk pembangunan masyarakat madani di Indonesia oleh presiden. Adapun tugas-tugas umum dari tim tersebut adalah.

  • Melakukan pengelompokan supaya tercipta transformasi ekonomi, politik, hukum, sosial, dan budaya. Selain itu juga memikirkan adanya dampak dari pengaruh globalisasi di seluruh aspek kehidupan berbangsa.
  • Melakukan rumusan mengenai rekomendasi dan pemikiran mengenai usaha untuk menciptakan transformasi bangsa menuju masyarakat madani.

Lahirnya konsep masyarakat madani di Indonesia itu sebagai reaksi mengenai segala paradigma lama. Selain itu dengan lahirnya konsep baru itu juga memberikan penekanan yang kuat terhadap stabilitas nasional serta keamanan negara.

Paper Cuts, Luka Akibat Sayatan Kertas

Paper Cuts, Luka Akibat Sayatan Kertas

Pernahkah anda merasakan luka pada jari ketika usai membuka atau membolak balikkan buku terlalu cepat? Bila dipikir, sulit untuk dipercaya bahwa kertas yang sangat tipis itu bisa menimbulkan luka yang amat menyakitkan bagi tubuh manusia. Berlebihan sekali rasanya, namun hal itu memang benar. Semua hal kecil yang menyakitkan pernah dialami tubuh, sayatan yang diakibatkan kertas merupakan suatu hal buruk.

Ternyata di balik itu semua ada penjelasan yang bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan dan ilmiah. Artikel kali ini akan membahas mengenai hal itu lengkap. Simak ulasan berikut.

Luka Akibat Teriris Kertas Yang Sangat Perih

Ilmu pengetahuan telah meneliti sebab musabab timbulnya paper cuts ini. Dalam sebuah laman science, yang menyebabkan luka akibat irisan kertas ini yakni karena saraf di dalam tubuh manusia. Pada ujung jari memiliki reseptor nyeri yang sangat banyak dibandingkan tubuh lainnya. Reseptor ini disebut dengan nosiseptor. Saraf ini bertugas untuk melakukan mekanisme keamanan dan memperingatkan otak melalui sensasi nyeri akibat adanya perubahan suhu, paparan bahan kimia yang berbahaya, serta tekanan yang merusak kulit. Seperti halnya saat anda akan mencoba untuk memegang sesuatu yang panas.

Dilihat dari ilmu dermatologi bahwa ujung jari ini sering digunakan untuk hal-hal yang kecil termasuk di dalamnya merasakan sesuatu. Dengan begitu, tidak mengherankan jika di ujung jari ini banyak sekali ujung saraf yang merupakan bentuk mekanisme ilmiah. Rasa sakit yang dirasakan di punggung atau kaki masih bisa ditoleransi dan tak seperih seperti halnya ujung jari. Karena distribusi ujung saraf pada bagian itu kurang padat, sehingga tidak mampu mengirim sinyal nyeri seperti halnya pada ujung jari ke otak.

Aspek Psikologi Akibat Luka Teriris Kertas

Bukan hanya pengaruh nosiseptor saja yang terdapat di ujung saraf. Luka perih karena teriris kertas juga bisa dijelaskan secara ilmu psikologi. Sebuah video ilmiah menyatakan luka yang sangat nyeri itu disebabkan karena pikiran dari dalam diri kita sendiri. Sepertinya hal itu lebih mudah diterima orang banyak. Kertas merupakan objek yang sebenarnya tidak berbahaya. Namun begitu jari terluka, maka anda bisa merasakan lukanya seperti yang tak masuk akal sehingga rasa sakit dan perihnya menakutkan.

Mengapa Luka Akibat Teriris Kertas Lebih Perih Dibandingkan Luka Akibat Benda Tajam?

Pertanyaan ini akan dijawab dengan analogi berikut. Pisau yang ujungnya lebih rata dan tajam dibandingkan tepian kertas yang lebih tumpul dan fleksibel. Pada kertas ada tepian yang sangat tajam untuk merobek kulit. Namun, sangat fleksibel sehingga tidak cukup tajam untuk memotong daging secara dalam. Dan kemudian, kertas hanya mampu menggores seperti halnya gergaji tumpul. Namun bisa merusak jaringan kulit dengan kasar. Dari potongan itu kemudian mengakibatkan jari terluka namun dangkal lukanya. Dari luka yang dangkal itu kemudian membuatnya merasa nyeri, karena beberapa saraf yang sangat sensitif berkumpul di permukaan kulit itu.

Baca Juga : Misteri Dunia Yang Tak Terpecahkan Ilmu Pengetahuan

Dari beberapa penjelasan secara ilmiah di atas telah memberikan jawaban dan memberikan alasan betapa pentingnya untuk membalut luka setelah teriris kertas. Karena luka yang diakibatkan itu memiliki penjelasan secara imu pengetahuan dan bukan suatu hal yang tak bisa dijelaskan dan dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dan pastinya dengan menyimak penjelasan di atas dengan saksama, memberikan wawasan bagi anda mengenai paper cuts yang sering dialami namun tak mengerti penjelasannya dipandang dari ilmu pengetahuan. Semoga bermanfaat.

Misteri Dunia Yang Tak Terpecahkan Ilmu Pengetahuan

Misteri Dunia Yang Tak Terpecahkan Ilmu Pengetahuan

laportetxheritage – Zaman sekarang dunia ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian maju ternyata masih saja ada fenomena-fenomena misteri yang tak masuk akal. Di mana berbagai fenomena misterius itu tidak bisa dijelaskan secara ilmiah. Beberapa di antaranya adalah jalan raya maut di Idaho, Amerika Serikat. Di mana di jalan raya sepanjang 145 kilometer itu dikenal sebagai jalan yang sangat mengerikan bagi para penggunanya. Maka dari itu, jalan itu kemudian disebut dengan zona yang dinama Idaho Devil Triangle. Dikatakan demikian, karena bentuknya sangat mirip dengan roller coaster yang sering menyebabkan kecelakaan tunggal.

Kengerian dari jalan raya itu membuat para pengendaranya yang melintasi jalan tersebut dalam kecepatan normal. Secara tiba-tiba kendaraan yang dikendarai itu akan terlempar ke udara dengan kekuatan secara misterius. Kemudian kendaraan akan jatuh sehingga mengakibatkan korban jiwa karena terjadi kecelakaan tunggal tersebut.

Stonehenge

Tidak hanya fenomena mengerikan di jalan raya Idaho itu saja. Ada lagi fenomena misterius yang tak bisa dijelaskan secara ilmiah dengan ilmu pengetahuan apapun. Stonehenge yang merupakan situs di dataran Salisbury yang menyimpan misteri. Letak dari lokasi itu berjarak 100 kilometer dari London, Inggris. Stonehenge sendiri adalah situs yang terkenal di masa prasejarah. Situs itu juga paling misterius di kawasan Eropa. Pembangunannya diperkirakan pada 4.300 tahun yang lalu. Di mana pada situs itu, tersusun berbagai batu besar yang bentuknya lingkaran konsentri dan lengkap. Pada lingkaran luarnya memiliki diameter sekitar 90 meter. Kemudian batu-batu kecil di sekitarnya memiliki berat masing-masing 5 ton. Terbentuknya situs Stonehenge ini menurut para praktisi dan juga para ahli terjadi secara alami dan tak ada campur tangan manusia.

Costa Rica

Ada lagi di Costa Rica yang memiliki fenomena misteri lainnya, seperti bola batu raksasa di Costa Rica. Di sana ditemukan lusinan batuan berukuran besar yang secara misterius muncul dan bentuk bolanya berukuran bulat penuh. Secara umum, rentang ukurannya dari yang paling kecil besarnya seperti bola tenis yang diameternya maksimal 8 kaki dengan berat 16 ton. Semuanya itu terbuat dari granodiorit. Granodiorit ini merupakan batuan yang keras sekali dan tak pernah diketahui dari masa asalnya. Di dalam proses pembuatannya memang dilakukan dengan tangan. Jika demikian, tentu menjadi pertanyaan bagaimana ceritanya batu-batu besar itu disusun sedemikian rupa.

Lebih lengkapnya mengenai berbagai fenomena misteri yang tak terpercahkan oleh ilmu pengetahuan berikut ini ada fenomena-fenomena misteri lainnya yang bisa anda ketahui.

Pulau yang Tak Kembali

Di Kenya, Afrika Timur terdapat pulau yang misterius dan disebut dengan envaitenet yang artinya tidak bisa kembali. Lebar dan panjang dari pulau ini hanya beberapa kilometer saja. Penduduk setempat memang tidak tinggal di pulau itu karena dianggapnya sebagai pulau kutukan. Banyak peristiwa terjadi dari orang-orang yang datang ke pulau tersebut lenyap secara misterius dan tak pernah kembali. Ada kisah yang pernah terjadi sekitar tahun 1935 ketika ada seorang penjelajah yang memimpin suatu ekspedisi untuk menjelajahi pulau tersebut.

Bersama dua rekannya, mereka berangkat lebih dahulu ke pulau itu. Mereka berjanji untuk kembali di titik kumpul lima hari kemudian. Namun, lebih dari lima hari kedua rekannya itu tak pernah kembali di titik kumpul yang disepakati. Saat itu juga tim SAR kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian. Namun sayang, mereka tak pernah menemukan kedua rekannya itu. Karena merasa penasaran, pada akhirnya penjelajah itu melakukan pencariannya sendiri dengan menyewa helikopter dan tetap saja hasilnya nihil. Oleh orang yang tinggal di luar pulau itu dijelaskan bahwa sebelumnya pulau itu dihuni orang. Karena sebuah peristiwa aneh, semua penduduknya tiba-tiba lenyap tanpa bekas.

Masyarakat Dan Unsur-unsurnya

Masyarakat Dan Unsur-unsurnya

Berbicara mengenai masyarakat, tentu tidak lepas dari suatu sistem yang ada di dalamnya. Di mana sistem-sistem itu saling berhubungan dan menjalin sebuah interaksi satu sama lain. Seperti misalnya adanya aktivitas kerja sama yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya masing-masing. Jika melihat apa yang dimaksud dengan masyarakat pastinya ada dua hal yang bisa dimengerti yakni secara natural dan juga secara kultural. Dari dua hal itu akan nampak adanya dua kelompok yang menjadi satu kesatuan. Maka dari itu, juga diketahui tentang unsur-unsur di dalamnya yang mana satu sama lain saling bergantung dan membentuk satu kesatuan fungsi.

Mekanisme Pembentuk Masyarakat

Satu kesatuan fungsi dari masyarakat itu, kemudian menjadi suatu mekanisme yang saling bergantung dan juga saling berfungsi satu sama lain. Kemudian yang terjadi adanya proses saling mendukung satu sama lain dari berbagai unsur yang tak terpisahkan satu sama lainnya sehingga membentuk sebuah sistem.

Masyarakat yang merupakan suatu sistem dalam perjalanannya tentu saja selalu mengalami dinamika. Dinamika itu mengikuti hukum sebab akibat atau kausal. Jika terjadi perubahan di salah satu unsurnya, maka unsur lain akan menerima akibat dari perubahan itu, baik itu perubahan yang positif maupun perubahan negatif. Maka dari itu, jika melihat adanya perubahan yang terjadi dalam suatu masyarakat maka itu berarti di salah satu aspeknya akan memengaruhi faktor lainnya secara keseluruhan.

Ciri-ciri Masyarakat

Dari unsur masyarakat yang telah dibahas, maka tidak elok bila kita tidak mengetahui bagaimana ciri dari sebuah masyarakat. Ada beberapa ciri dari masyarakat yang bisa dipaparkan pada artikel berikut. Langsung saja, inilah ciri-ciri dari masyarakat yang bisa anda ketahui.

  • Masyarakat merupakan sekumpulan manusia yang hidup berkelompok.

Ini merupakan ciri yang pertama. Di mana dalam suatu masyarakat akan ditemukan orang-orang yang hidup berkelompok. Dari kelompok ini, kemudian akan membentuk masyarakat. Kemudian mereka akan mengenali satu sama lain dan pastinya akan saling bergantung. Adanya kesatuan sosial ini kemudian mewujudkan hubungan sesama manusia. Karena seorang manusia yang merupakan mahkluk individu tentunya tidak mampu untuk melanjutkan hidupnya tanpa ada bantuan dari orang lain.

  • Adanya kebudayaan

Ciri kedua, bahwa adanya masyarakat ini akan melahirkan kebudayaan. Hal ini sesuai dengan konsep, bahwa tidak akan ada masyarakat jika tidak ada budaya, dan begitu pula sebaliknya. Dari masyarakatlah budaya tercipta dan kemudian akan diwarisi kepada generasi berikutnya yang melalui beragam proses penyesuaian di dalamnya.

  • Mengalami perubahan

Sama halnya dengan budaya, bahwa masyarakat juga akan mengalami perubahan. Adanya perubahan itu terjadi karena faktor yang asalnya dari dalam masyarakat itu sendiri. Seperti misalnya munculnya penemuan baru yang membuat perubahan dari masyarakat itu sendiri.

  • Adanya manusia yang berinteraksi

Salah satu syarat terwujudnya dari masyarakat yakni adanya hubungan yang saling berkaitan dan menimbulkan kerja sama yang kemudian akan melahirkan interaksi. Dari interaksi itu bisa berlaku secara lisan maupun tertulis. Pada intinya terjadi komunikasi jika dalam sebuah masyarakat saling bertemu satu sama lain.

  • Memiliki stratifikasi sosial

Stratifikasi sosial merupakan proses peletakan kedudukan seseorang serta peran dari seseorang di dalam masyarakat itu sendiri.

Satu lagi yang mencirikan adanya masyarakat adalah adanya kepemimpinan. Kepemimpinan ini diawali dari lingkungan keluarga, perkampungan, kota, negara, dan sebagainya.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai masyarakat dari unsur dan cirinya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan.